Kalimat Pasif

Tidak hanya di Bahasa Indonesia saja. Bahasa Latin juga memiliki jenis kalimat yang pasif. Kita menggunakan kalimat pertama kita Regina agricolam laudat (artinya: Ratu memuji petani). Dari artinya, sudah terlihat bahwa kalimat pertama kita itu merupakan kalimat aktif. Kalimat itu dapat menjadi kalimat pasif, yaitu menjadi Agricola a regina laudátur. Kira-kira bagaimana membuat kalimat pasif itu? Silakan simak post ini.

Ada dua jenis kalimat. Kalimat aktif dan kalimat pasif. Selama ini yang dicontohkan dalam blog ini adalah kalimat aktif. Seperti pada contoh di atas sudah diperlihatkan kepada kita. Seperti dalam bahasa Latin pada umumnya, menggunakan akhiran. Maka akhirannya berbeda untuk kata kerjanya. Mari kita analisa dari kalimat di atas.

Agricola a regina laudátur
Warna merah merupakan orang yang mengalami.
Warna biru merupakan orang yang melakukan dan pada kata kerja menggunakan akhiran -átur.

Kira-kira begitulah bentuk analisanya. Sebenarnya yang terpenting adalah akhiran untuk kata kerjanya. Perhatikan daftar akhiran khusus untuk kata kerja ini.

Keterangan: Setelah kata di, diikuti kata kerjanya.

Akhiran Arti
-or Saya di…
-áris Kamu di…
-átur Dia di…
-ámur Kami di…
-ámini Kalian di…
-antur Mereka di…

Pada kalimat itu, kata kerjanya berakhiran -átur. Artinya menunjuk kepada petani atau agricola sebagai bentuk kata ganti orang ke-3.

Mari perhatikan kembali kalimatnya.

Agricola a regina laudátur

Di situ terdapat frase a regina. Perlu diperhatikan kata “a” merupakan kata depan yang setelahnya selalu diikuti kata dalam bentuk ablativus. Selain “a”, juga digunakan “ab” yang fungsinya sama dengan “a”. Namun, kita baru bisa menggunakan “ab” jika kata benda yang mengikutinya diawali huruf vokal dan huruf “h”. Contoh frasenya: ab agricola, ab stella.

Kata depan “a” atau “ab” wajib ditambahkan, apabila kata benda yang mengikutinya merujuk kepada orang atau kata ganti orang.
Kata depan “a” atau “ab” tidak ditambahkan, apabila kata benda yang mengikutinya tidak merujuk pada orang atau kata ganti orang.
Kata depan “a” atau “ab” sifatnya tidak wajib ditambahkan apabila kata benda yang mengikutinya merujuk pada hewan.

Hal yang terpenting dari kata depan “a” dan “ab” adalah setelah awalan itu, selalu diikuti bentuk ablativus.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s