Lanjutan Declinatio Kedua

Sedikit ada yang terlewat dari post tentang declinatio kedua, yaitu adanya kata dengan akhiran lain untuk kasus nominativus-nya. Sesuai yang sudah kita ketahui bahwa declinatio kedua memiliki akhiran -us dan -um untuk nominativus dan yang terpenting adalah akhiran -i untuk kasus genetivus-nya. Untuk kali ini, sama yakni kasus genetivus-nya berakhiran -i (ini perlu dipegang teguh), namun untuk kasus nominativus-nya berakhiran -er.

Berikut ini adalah tasrif dari kata ager (ladang), puer (anak laki-laki), dan vir (pria).

Kasus Singularis Pluralis
Nominativus ager agri
Genetivus agri agrórum
Dativus agro agris
Accusativus agrum agros
Vocativus ager agri
Ablativus agro agris

Perhatikanlah dengan seksama! Kira-kira apa perbedaan dari tasrif ager dengan puer? Pada kata puer, akhiran -er tidak dihilangkan. Malahan setelah akhiran -er ditambah akhiran lagi. Sedangkan pada kata ager, akhiran -er berubah dan diganti dengan akhiran lain, ketika kasusnya berganti.

Kasus Singularis Pluralis
Nominativus puer pueri
Genetivus púeri puerórum
Dativus púero púeris
Accusativus púerum púeros
Vocativus puer púeri
Ablativus púero púeris

Terakhir tasrif untuk kata vir (pria).

Kasus Singularis Pluralis
Nominativus vir viri
Genetivus viri virórum
Dativus viro viris
Accusativus virum viros
Vocativus vir viri
Ablativus viro viris

One thought on “Lanjutan Declinatio Kedua”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s