Kata Ganti Milik

Suatu hari di dalam kelas, seorang murid tidak membawa bolpoin. Karena dia ingin menulis sesuatu, maka dia terpaksa meminjam temannya. Dia menghampiri bangku temannya itu. Lalu, dia bertanya, “Apakah bolpoin ini milikmu?” Jawab yang murid lain yang duduk di bangku itu, “Bukan. Bolpoin ini bukan milikku. Ini Bolpoinnya.” Demikian katanya sambil menunjuk teman sebangkunya yang baru saja masuk kelas. Lantas murid yang tidak membawa bolpoin itu menghampiri temannya yang baru datang itu. “Bolehkah aku pinjam bolpoinmu? Aku lupa tidak membawanya.”

Murid yang baru datang itu berkata, “Tampaknya kamu terburu-buru sekali hari ini. Pakailah bolpoinku, tapi jangan lupa kembalikan, ya.” Dengan senyum lebar, murid yang tidak membawa bolpoin itu mengucapkan terima kasih.

Teman-teman, sekarang kita akan membahas tentang kata ganti milik. Sebenarnya, kata ganti milik tidak asing di telinga kita, terutama dalam percakapan sehari-hari. Seperti cerita ilustrasi yang mengawali post ini, kita telah menggunakan kata ganti milik, namun dalam bahasa Indonesia. Dengan subjek yang berbeda, bahasa Indonesia menggunakan akhiran sebagai kata ganti milik. Misalnya bolpoinku, bolpoinnya, dan bolpoinmu. Dalam bahasa Inggris, kata ganti milik menjadi lebih jelas lagi. Misalnya My, Your, His, Her, etc. Namun dalam bahasa Latin, hanya mengenal empat kata ganti milik saja dengan memperhatikan subjek dari kalimat itu. Tiga kata itu antara lain suus, eius, eorum dan earum.

Benar, hanya empat kata itu.

Kata Suus -a -um digunakan sebagai kata ganti milik apabila dalam satu kalimat, pemilik benda itu sama dengan subjek kalimat.

Contoh kalimatnya seperti ini: Domum suam concinno, quia domus eius concisæ est. (Aku memperbaiki rumahku, karena rumahku rusak.)
Kalimat itu termasuk dalam kalimat majemuk. Kalimat tunggal pertama adalah domum suam concinno; sedangkan kalimat tunggal yang kedua adalah domus eius concisæ est. Kalimat tunggal pertama memiliki subjek orang pertama (saya) dan kita dapat mengetahuinya dari tasrif kata kerjanya, concinno (concinnare). Sehingga kata ganti miliknya menggunakan kata sua. Kata ganti milik Suus mengikuti tasrif dari kata yang dijelaskan.

Kata eius, eorum dan earum dipergunakan sebagai kata ganti milik apabila subjek kalimat bukan pemilik dari benda yang dijelaskan.

Kata eius digunakan apabila pemilik benda memiliki numerus singularis
Kata eorum digunakan apabila pemilik benda memiliki numerus pluralis masculinum dan netrum
Kata earum digunakan apabila pemilik benda memiliki numerus pluralis femininum

Ketiga kata ini, tidak mengikuti tasrif dari kata benda yang dijelaskannya. Sebab secara tidak langsung, kata eorum dan earum memiliki sifat yang mirip dengan genetivus.

Contoh kalimat untuk ketiga kata ganti milik itu, sudah termasuk dalam kalimat tunggal pada contoh sebelumnya. Tetapi, pada kalimat “Domum suam concinno, quia domus eius concisæ est.”; kata “suam” dapat dihilangkan. Karena secara logis, apabila rumah kita sendiri rusak, pastinya kita segera memperbaikinya. Selain itu, kata eius pada kalimat tunggal keduanya sudah cukup menjelaskan bahwa itu adalah rumahnya.

Oke, Demikianlah. Semoga dapat bermanfaat, ya. Vale!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s