Arsip Tag: Genus

Declinatio Tértio-Pars Tértia

Sekarang, sampailah kepada bagian terakhir dari declinatio tértio. Marilah kita ingat kembali dua bagian dari declinatio tértio yang sudah lalu. Untuk declinatio tértio-pars prima, bentuk nominativus-nya tidak berakhiran -al, -ar, -e; di depan akhiran -is pada bentuk genetivus ada satu konsonan; bentuk ablativus singularis-nya berakhiran -e dan genetivus pluralis berakhiran -um.

Untuk declinatio tértio-pars sécunda, memiliki ciri-ciri berikut ini. Pertama, bentuk nominativus-nya tidak berakhiran -al, -ar, -e; di depan akhiran -is pada bentuk genetivus ada lebih dari satu konsonan; bentuk ablativus singularis-nya berakhiran -e dan genetivus pluralis berakhiran -ium.

Setelah kita tengok tentang kedua sifat kelompok declinatio tertio ini, muncul pertanyaan dan pernyataan. Pertama pernyataan, bentuk genetivus singularis untuk kedua kelompok diakhiri dengan akhiran -is, bentuk ablativus singularis sama-sama berakhiran -e. Kedua pertanyaannya, bagaimana untuk kata-kata benda dan sifat yang berakhiran -al, -ar, dan -e? Jawabannya ada dalam post ini.
Lanjutkan membaca Declinatio Tértio-Pars Tértia

Declinatio Tértio-Pars Prima

Declinatio tertio atau declinatio ketiga, termasuk declinatio yang istimewa. Keistimewaannya adalah jumlah kata yang termasuk dalam declinatio ini. Jumlahnya sangat banyak. Sehingga membuatnya dikelompokkan menjadi 3 kelompok. Pengelompokannya berdasarkan perbedaan kasus dan numerusnya. Namun secara umum, declinatio tertio ini pada bentuk genetivus-nya diakhiri dengan akhiran -is. Pada post kali ini kita membahas kelompok pertama dalam declinatio ketiga.

Lanjutkan membaca Declinatio Tértio-Pars Prima

Genus: Ini maskulin, feminim atau netral, ya?

Suatu hari, aku menonton film yang dibintangi oleh Steven Seagal. Judul film-nya adalah Executive Decision. Film ini bercerita tentang pembajakan pesawat. Steven Seagal berusaha menyusup ke pesawat yang dibajak itu dengan pesawat yang tak dapat dilacak (lupa namanya, tetapi dalam film diberi nama kode Hail Mary). Steven Seagal dan kawan-kawan berhasil masuk, tetapi Hail Mary yang membawa mereka meledak di angkasa. Pada menara kontrol, seorang petugas berkata, “Hey! She’s gone.”

Lho? kok menggunakan kata “she”? Mengapa bukan kata “it”? Memang kata “she” dan “it” memiliki pangkat yang sama, sehingga berakibat pada sifat-sifat yang sama. Pastinya kamu yang belajar bahasa Inggris juga mengetahuinya, kan? Hal yang terpenting adalah “she” ini mengacu ke siapa? Sedangkan dalam film itu hanya ada tokoh laki-laki saja. Penasaran? Sebenarnya “she” di sini mengacu pada pesawat yang ditumpangi oleh Steven Seagal untuk menyusup ke pesawat yang dibajak itu. Silakan, lebih lanjut tonton film-nya.
Lanjutkan membaca Genus: Ini maskulin, feminim atau netral, ya?

Lanjutan Declinatio Kedua

Sedikit ada yang terlewat dari post tentang declinatio kedua, yaitu adanya kata dengan akhiran lain untuk kasus nominativus-nya. Sesuai yang sudah kita ketahui bahwa declinatio kedua memiliki akhiran -us dan -um untuk nominativus dan yang terpenting adalah akhiran -i untuk kasus genetivus-nya. Untuk kali ini, sama yakni kasus genetivus-nya berakhiran -i (ini perlu dipegang teguh), namun untuk kasus nominativus-nya berakhiran -er.
Lanjutkan membaca Lanjutan Declinatio Kedua